Monitoring & Evaluasi

Monitoring & Evaluasi

Dalam menentukan standar acuan, diperlukan pemahaman yang realistis dan analisis yang saksama terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Penentuan standar yang sembarangan tanpa didasari oleh pengetahuan dapat menimbulkan lebih banyak masalah daripada manfaat. Hal ini mengingat standar dalam anggaran yang ditetapkan secara sembarangan tersebut mungkin merupakan target yang mustahil untuk dicapai karena terlalu tinggi atau terlalu rendah. Standar yang ditetapkan terlalu tinggi akan menimbulkan frustrasi atau ketidakpuasan. Sebaliknya, standar yang terlalu rendah akan menjadikan biaya tidak terkendali, menurunkan laba, dan menurunkan semangat kerja.

Manajemen pemasaran atau yang sering disebut advertising management merupakan salah satu jenis manajemen yang dibutuhkan untuk semua bisnis. Marketing administration ini menyangkut produk atau jasa agar lebih dikenal konsumen. Oleh sebab itu, pihak perusahaan harus mengerti diskursus lengkap terkait management marketing ini. Sifat dan pembagian oprasi merek harus mempengaruhi sistem pengendalian manajemen. Misalnya dalam industri minyak, misalnya, sub-unit tidak dapat dibentuk atas dasar produk.

Baik itu secara online maupun offline, perusahaan bisa mencoba meningkatkan loyalitas konsumen dengan membangun komunitas pengguna. Komunitas on-line bisa dibangun melalui media sosial ataupun forum yang ada di web site perusahaan. Komunitas on-line ini juga bisa dimanfaatkan untuk menciptakan komunitas offline melalui kegiatan-kegiatan yang dibuat khusus bagi para anggotanya. Kemunculan beragam media sosial tidak hanya menguntungkan individu, melainkan juga para pelaku bisnis. Media sosial bisa dimanfaatkan untuk memasarkan produk hingga berinteraksi dengan konsumen. Manajemen pemasaran yang baik akan menentukan keberhasilan suatu perusahaan di masa mendatang.

Pemimpin ialah seseorang yang memiliki wewenang untuk memerintahkan bawahan untuk menjadi bagian dari pekerjaan mereka. Pemimpin yaitu seseorang yang memegang posisi manajerial atau seseorang yang melakukan bisnis sebagai manajer. Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, mendukung penuh sistem perizinan yang lebih cepat.

Konsep ini merupakan falsafah paling tua yang digunakan dalam penjualan. Faltering demand yaitu keadaan di mana permintaan barang atau jasa tertentu cenderung menurun bila tidak diikuti dengan usaha perbaikan. 3) Pengendalian yang cepat, tepat, dan teratur atas catatan, gagasan atau pemikiran serta usaha-usaha atau aktivitas pemasaran dalam perusahaan. Di sisi lain, pengawasan represif adalah “pengawasan yang dilakukan terhadap suatu kegiatan setelah kegiatan itu dilakukan.” Pengawasan mannequin ini lazimnya dilakukan pada akhir tahun anggaran, di mana anggaran yang telah ditentukan kemudian disampaikan laporannya.

Sistem ini merupakan alat yang sangat berguna untuk menunjang dan mengendalikan operasi perusahaan. Uang menjadi unsur penting dalam kegiatan manajemen karena menjadi perantara utama dalam mencapai tujuan. Biaya operasional dalam sebuah kegiatan manajemen tentu membutuhkan uang agar dapat berjalan baik. Kalau sampai orang yang bekerja di pemasaran ini tidak mampu melakukan pekerjaannya, produk akan sulit laku. Itulah kenapa manajemen pemasaran sangat penting untuk menentukan aneka strategi agar produk diterima dan menarik perhatian calon konsumen.

Evaluasi, dan Pengontrolan merupakan hal yang penting dalam bisnis

Pengendalian dilakukan terhadap pelaksanaan Renja-KL, meliputi pelaksanaan program dan kegiatan, serta jenis belanja. Pimpinan Kementerian/Lembaga/SKPD melakukan pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Planning, yakni memilih serta menetapkan aktifitas yang akan dilakukan dan menetapkan sumber daya yang akan digunkan untuk menunjang tercapainya tujuan dan cita-cita perusahaan. Planning merupakan fungsi yang terpenting, karena tanpa adanya perencanaan maka fungsi-fungsi lain tidak dapat dilaksanakan dan tentunya tujuan manajemen tidak akan tercapai. Secara umum, terdapat 4 fungsi manajemen yaitu perencanaan , pengorganisasian , pengarahan dan pengendalian .

Monitoring dapat disebut sebagai “on going evaluation,” yang dilakukan sementara kegiatan berlangsung untuk melakukan perbaikan “di tengah jalan” bila diperlukan. Sementara Evaluasi dimaksud adalah “terminate evaluation,” yang dilakukan pada akhir proyek untuk memastikan apakah pelaksanaan dan manfaat proyek sesuai tujuannya atau tidak. Informasi hasil M&E harus akurat dan objektif; informasi tidak akurat dan objektif bisa menyebabkan false alarm. Adanya sistem M&E yang berfungsi dengan baik memungkinkan pelaksana program mengetahui kemajuan serta hambatan atau hal-hal yang tidak diduga yang secara potensial dapat menghambat jalannya program secara dini. Hal terakhir bermanfaat bagi pelaksana program untuk melakukan tindakan secara tepat waktu dalam mengatasi masalah. Membidik para pekerja atau pejabat agar mereka melaksanakan pekerjaan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.

Sumber daya manusia adalah unsur paling utama untuk menjalankan fungsi manajemen karena semua kegiatan dilaksanakan oleh manusia. Dalam hal ini manajemen berfungsi untuk menyusun strategi awal dalam mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Tidak hanya mengatur, seorang manajer dalam sebuah perusahaan juga bertanggung jawab atas pengawasan bawahannya agar berjalan sesuai dengan koridor pekerjaan. Fungsi struktur organisasi berikutnya adalah kejelasan dalam jalur hubungan. Dalam melakukan tugas dan tanggung jawab, setiap anggota dalam organisasi harus terlihat jelas sehingga proses pekerjaan lebih efisien dan saling memberikan keuntungan.

Comments are closed.