Ajaran Agama Dan Pembentukan Kepribadian

Ajaran Agama Dan Pembentukan Kepribadian

Dalam dunia psikologi, terdapat banyak teori yang membahas tentang karakter seseorang. Salah satu teori yang paling terkenal saat ini adalah teori sixteen kepribadian yang dikemukakan oleh Carl Jung. Namun, sebelum teori kepribadian ini berkembang, jauh sebelum itu ada teori empat temperamen yang sudah ditemukan dari jaman dahulu kala. Kalau kamu melihat wanita berbibir merah dalam gambar tersebut, berarti kamu memiliki karakter yang kuat dan kepribadian ceria. Hidup selalu memberikan banyak kejutan dan tantangan, tetapi kamu dengan karakter ini dapat belajar dan berjuang untuk menghadapinya.

Ini berarti ajaran agama membentuk secara aktif ego dan super ego, sehingga ketentuan agama menjadi suara hati atau ego perfect . Dengan demikian maka jelas ajaran agama sangat berpengaruh terhadap pola sikap seseorang sebagai reaksi atas rangsangan‐rangsangan baik dari dalam maupun dari luar diri individu. Jenis kepribadian ini biasanya menggambarkan seseorang yang sangat berorientasi pada tujuan. Orang-orang dengan jenis kepribadian koleris sangat terkenal dengan sikap analitis, logis, praktis, dan langsungnya serta terkenal sangat cerdas. Orang dengan kepribadian koleris ini tidak selalu bisa menjadi teman baik atau orang yang ramah karena mereka lebih suka sendirian daripada berada di perkumpulan orang berkepribadian lemah.

Sobat Belia hanya ingin hidup damai dan tenang ketika menghindari konflik. ak jarang, sifat atau kepribadian seseorang akan menentukan cara bersikap dan bertindak dalam kesehariannya. Pembentukan materil, yaitu pembentukan yang berkenaan dengan pemberian ilmu pengetahuan, misalnya, ilmu-ilmu duniawi, ilmu-ilmu kesusilaan, ilmu-ilmu keagamaan, dan lain sebagainya. Ketiga hasil di atas akan menjurus ke arah keyakinan dengan sadar (bukan ikut-ikutan) terhadap pokok kepercayaan yang akan ditanamkan dalam pembentukan keruhanian yang luhur.

Memikirkan bagian tubuh lain, membuatnya melihat dari berbagai sudut pandang. Ketiga, seseorang yang sangat menyukai membaca buku berjenis self enchancment biasanya punya rasa ingin tahu yang besar, terutama dalam memahami dirinya sendiri dan mencari cara untuk mengembangkan dirinya menjadi lebih baik. Tak jarang orang yang seperti ini mendapat pelajaran dari kisah hidup orang lain, banyak hal yang ia jadikan sebagai inspirasi dan pelajaran hidup. Sehingga umumnya orang yang menyukai buku jenis ini pun bijaksana pribadinya.

Orang ini cenderung enggan mencoba pekerjaan baru di luar pengalamannya. Ia takut akan kegagalan, sehingga membuatnya tak berani mengambil resiko. Ia tak segan-segan untuk banyak bertanya dan memuaskan rasa penasarannya.

Gangguan kepribadian ambang adalah gangguan kepribadian yang penderitanya berperilaku impulsif dan berisiko, memiliki emosi yang tidak stabil dan rapuh, dan juga memiliki dorongan untuk menyakiti diri sendiri. Berbeda dengan seseorang yang menjabat tangan dengan kuat, mereka merupakan pribadi yang ekstrover dan cenderung lebih terbuka serta menyukai pengalaman baru. Seseorang yang menjabat tangan dengan lemas menunjukkan pribadi yang riang dan suka bepergian. Selain itu, mereka yang menjabat tangan dengan gaya seperti ini lebih suka mengikuti arus dan tidak peduli ucapan orang lain. KOMPAS.com – Manusia bertumbuh dan berkembang setiap harinya dan mengalami banyak fase hidup dari kecil sampai dewasa.

Kepribadian seseorang

Seseorang dengan kepribadian yang sehat juga memiliki sifat keterbukaan yang tinggi terhadap perasaan, keterusterangan, kehangatan, emosi yang positif, dan tingkat neurotisisme rendah. Soal kehidupan sosial, jenis kepribadian melankolis adalah juaranya. Tipe orang ini dikenal sangat berusaha memberi kontribusi pada komunitas dan memiliki jiwa sosial tinggi. Mereka juga memiliki kepribadian yang baik serta sangat teliti dan akurat.

Comments are closed.