Pemuda Pemuda Di Sekitar Nabi

Pemuda Pemuda Di Sekitar Nabi

Mengisahkan tiga orang anak muda yang mempunyai mimpi untuk menjadi sutradara, aktor, dan penulis naskah. Mereka mencari uang dengan mengelola sebuah guest house bernama Eulachacha Waikiki. Hal tersebut dilakukan salah cara untuk membantu pemerintah desa mengembangkan potensi lokal agar kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dan mampu bersaing dengan daerah lain, imbuhnya.

Kehidupannya yang serba berkekurangan membuat Nicholas sudah terbiasa untuk berjualan sejak ia berusia eight tahun atau saat ia duduk di kelas 2 sekolah dasar. Barang dagangan yang ia jual diantaranya makanan, minuman, pakaian dan lain sebagainya. Singkat cerita, manis pahit perjalan bisnis sempat Yasa rasakan, mulai dari kebangrutan kafe “Ini Teh Kopi” miliknya serta produk kaos yang semula ia buat juga tutup. Namun pengalaman tersebut yang membuat pelajaran dalam usaha Yasa Singgih, ia berprinsip jika terjun ke dunia bisnis harus fokus dan sepenuh hati.

Namun pada tahun 2006, Sanawi dan temannya pindah ke Samarinda, Kalimantan Selatan. Setahun merantau, ia merasa tak ada peningkatan pendapatan. Berikutnya ada Sanawi, seorang pria asal Blora, Jawa Tengah yang dikenal sebagai juragan es krim dengan omzet Rp 1,5 miliar perbulan. Sanawi dibesarkan dari sebuah keluarga miskin bahkan hanya mengenyam pendidikan sampai kelas 1 Sekolah Dasar. “Semoga ini menjadi motivasi bagi teman-teman pemuda lainnya untuk terus berusaha dan tidak malu dan ragu terjun ke dunia pertanian,” tulis Ukkhy.

Pemuda Sukses

Dia pun mendirikan komunitas pebisnis muda untuk menguatkan dan memperluas jaringan. Pengalaman dalam soal keuangan keluarga membuatnya berupaya keras keluar dari jurang keterbatasan finansial. Bahkan untuk menyekolahkan Nicholas, orangtuanya sampai cari utangan.

Kedua, diperlukan konsistensi, artinya jangan mudah berpindah haluan ketika ada kegagalan, terus coba dan coba jangan patah semangat terus cepat berganti jenis usaha. Pertama, ia memang membutuhkan sejumlah besar tenaga terampil di berbagai bidang. Kedua, ia ingin ikut berusaha meningkatkan kecerdasan warga negara umumnya dan generasi muda khususnya. Ketiga, Abdul Latief adalah pernah menjadi guru, malah menjadi Direktur Akademi Pimpinan Perusahaan Departemen Perindustrian, tempat ia belajar.

Percuma Anda memiliki ability yang mampu melaksanakan tugas dengan baik, namun tidak berani mengambil tantangan atau kesempatan yang ada. Misalnya dengan mencari usaha sampingan yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda. Siapa tahu usaha Anda sukses dan tidak perlu menjadi seorang karyawan lagi. Ubah dan tetapkan tujuan hidup Anda ke arah yang dapat membawa Anda pada sebuah kesuksesan.

Orang terlalu sibuk memikirkan hasil padahal hasil bisa diperoleh jika baranya terus menyala, kuat dalam ujian, tahan terhadap rayuan, terus maju dalam godaan yang menghalanginya dalam mencapai cita-citanya. “Saya merasa beruntung bisa menjadi putra daerah yang bisa belajar dari daerah dan membagikannya kepada banyak orang. Saya merasa, mimpi saya sewaktu kecil akhirnya bisa saya capai. Andi Jempol mengajak para anak muda Kota Cilegon untuk tidak gengsi dan pantang menyerah ketika menghadapi peluang apapun, baik di dunia kerja maupun dunia usaha. Pada usia 23, dengan modal Rp500 ribu dari ibunya, Saleh memulai bisnis pembuatan banner sekolah. Usianya masih muda, sekitar 26 tahun, dari sana berbagai jabatan dia raih dalam perusahaan yang berbeda.

Salah satu alat ukur untuk menilai kemajuan pembangunan pemuda di Indonesia, ungkap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, ialah melalui Indeks Pembangunan Pemuda . Ia menjelaskan, penipuan ini bermula saat korban berkenalan dengan tersangka. Pelaku menyebut mengenal kedua orang tua korban dan menjanjikannya untuk dicarikan pekerjaan di salah satu pabrik di kawasan industri PIER, Kecamatan Rembang.

Comments are closed.